Kumpulan Informasi dan Berbagi Pengalaman Tentang Olahraga Catur dan Hobi Lainnya

Showing posts with label GELAR CATUR. Show all posts
Showing posts with label GELAR CATUR. Show all posts

Tuesday, June 30, 2026

Menguasai "Papan Catur" Finansial: Memahami 3 Pilar Keuangan dalam Hidup

 ​Pernahkah Anda memperhatikan seseorang yang sedang menatap papan catur? Setiap perwira memiliki peran, setiap petak memiliki arti, dan setiap langkah ditentukan oleh satu tujuan: bertahan hidup dan memenangkan permainan.

​Hidup kita tidak jauh berbeda dengan 64 petak hitam-putih tersebut. Bedanya, papan permainan kita adalah kondisi finansial, dan "lawan" yang dihadapi adalah ketidakpastian masa depan, inflasi, serta risiko hidup.

​Untuk memenangkan permainan ini, Anda tidak bisa hanya asal melangkah. Anda membutuhkan strategi matang yang dibangun di atas 3 Pilar Keuangan. Mari kita bedah ketiganya dengan filosofi catur agar Anda bisa menjadi Grandmaster bagi masa depan Anda sendiri.

​1. Proteksi Pendapatan: Seni Bertahan Seperti Pawn dan Rook

​Dalam catur, sebelum Anda melancarkan serangan untuk memenangkan pertandingan, hal pertama yang harus dipastikan adalah pertahanan yang solid. Anda tidak bisa menyerang jika King Anda langsung terancam skakmat di awal laga.

​Dalam dunia keuangan, pilar pertama adalah Proteksi Pendapatan (Income Protection). Ini adalah fondasi dari seluruh rencana keuangan Anda.

​Pion (Pawn) sebagai Dana Darurat: Pion mungkin terlihat kecil, tetapi mereka adalah lini pertahanan pertama. Dana darurat adalah pion Anda. Ketika ada pengeluaran tak terduga—seperti kendaraan rusak atau renovasi rumah mendadak—dana darurat maju untuk menahan serangan agar kestabilan Anda tidak goyah.

​Benteng (Rook) sebagai Asuransi: Benteng adalah perwira yang kokoh dan melindungi area yang luas. Asuransi (kesehatan dan jiwa) bertindak sebagai benteng Anda. Jika terjadi risiko besar seperti sakit kritis atau kehilangan kemampuan bekerja, asuransi memastikan "kerajaan" keuangan Anda tidak runtuh seketika.

​Pesan Filosofis: Pertahanan yang baik bukan tanda kelemahan, melainkan kecerdasan untuk memastikan Anda tetap bertahan di dalam permainan, apa pun yang terjadi.

​2. Akumulasi Kekayaan: Melangkah Taktis Bersama Knight dan Bishop

​Setelah pertahanan Anda kokoh, saatnya menyusun strategi untuk memperluas wilayah dan memperkuat posisi. Di sinilah pilar kedua masuk: Akumulasi Kekayaan (Wealth Accumulation).

​Ini adalah fase di mana Anda tidak hanya menabung, tetapi juga menumbuhkan uang Anda melalui investasi, persis seperti menggerakkan perwira taktis di papan catur.

​Kuda (Knight) yang Fleksibel: Kuda bergerak dengan pola L, mampu melompati rintangan. Ini melambangkan investasi yang adaptif dan jeli melihat peluang, seperti saham atau bisnis sampingan. Mereka punya potensi keuntungan tinggi, meski pergerakannya kadang mengejutkan.

​Gajah (Bishop) yang Konsisten: Gajah bergerak lurus secara diagonal, menguasai jalur panjang. Ini adalah simbol investasi jangka panjang yang konsisten dan stabil, seperti reksa dana, obligasi, atau emas. Mereka bergerak tenang, namun pasti menuju tujuan finansial Anda.

​Mengakumulasi kekayaan berarti mendiversifikasikan aset Anda. Jangan menaruh semua perwira di satu sudut papan, dan jangan menaruh semua uang Anda di satu instrumen investasi.

3 Pilar Keuangan
( Filosofi Catur ) 

​3. Distribusi Kekayaan: Langkah Akhir sang Queen yang Bijaksana

​Tujuan akhir dari catur bukan sekadar memakan perwira lawan sebanyak-banyaknya, melainkan bagaimana mengakhiri permainan dengan kemenangan yang elegan. Pilar ketiga adalah Distribusi Kekayaan (Wealth Distribution).

​Banyak orang terjebak hanya berpikir cara mencari dan mengembangkan uang, namun lupa merencanakan bagaimana uang tersebut akan didistribusikan secara bijaksana. Di sinilah peran Queen (Menteri)—perwira paling kuat yang memiliki mobilitas tanpa batas—menjadi simbol.

​Distribusi kekayaan berbicara tentang:

​Dana Pensiun: Memastikan Anda memiliki "bekal" yang cukup saat memutuskan pensiun, sehingga Anda tidak menjadi beban bagi generasi berikutnya.

​Warisan dan Hibah (Estate Planning): Menyiapkan bagaimana aset yang sudah Anda kumpulkan dengan kerja keras dapat diteruskan kepada keluarga atau tujuan sosial secara legal dan damai, tanpa menimbulkan konflik di kemudian hari.

​Sama seperti Queen yang bisa mengamankan seluruh papan di akhir permainan (endgame), distribusi kekayaan yang matang akan mengamankan warisan dan kedamaian hidup orang-orang yang Anda cintai.

​Kesimpulan: Setiap Langkah Adalah Pilihan

​Di hadapan papan catur keuangan, Anda adalah pemegang kendali penuh. Tidak ada langkah yang kebetulan.

Satu hal yang perlu diingat oleh setiap pemain catur: "Langkah yang buruk bisa diperbaiki dengan langkah berikutnya yang bijaksana." Belum terlambat untuk merapikan barisan perwira keuangan Anda. Mulailah membangun pertahanan hari ini, investasikan dengan taktis besok, dan menangkan masa depan Anda.

​Skakmat! 

Share:

Friday, June 26, 2026

Filosofi Catur dalam Bisnis: Bertumbuh Bukan Sekadar Bergerak

            Di papan catur, kemenangan jarang ditentukan oleh langkah paling cepat. Yang menentukan adalah kemampuan membaca arah permainan, menjaga keseimbangan, mengelola sumber daya, dan berpikir beberapa langkah ke depan. Dalam bisnis pun demikian—pertumbuhan yang sehat bukan hanya soal omzet naik, tetapi kemampuan perusahaan bertahan, berkembang, dan tetap memiliki arah.

Berikut beberapa filosofi catur yang relevan untuk membangun bisnis yang growth dan sehat.

1. Tidak Semua Bidak Memiliki Fungsi yang Sama, Tapi Semua Penting

Dalam catur ada pion, benteng, kuda, gajah, ratu, dan raja. Nilai dan perannya berbeda.

Dalam bisnis:

  • Tim operasional menjaga roda tetap berjalan.

  • Tim penjualan menghasilkan arus pendapatan.

  • Tim keuangan menjaga keberlangsungan.

  • Manajemen menentukan arah.

Kesalahan yang sering terjadi adalah memperlakukan semua fungsi dengan ukuran yang sama atau terlalu memusatkan kekuatan pada satu orang.

Perusahaan yang sehat memahami bahwa pertumbuhan terjadi ketika setiap bagian bekerja sesuai perannya.


2. Jangan Mengorbankan Raja Demi Menang Cepat

Dalam catur, raja adalah tujuan utama permainan. Banyak pemain pemula terlalu agresif mengejar bidak lawan sampai lupa melindungi rajanya sendiri.

Dalam bisnis, “raja” bisa berarti:

  • arus kas,

  • reputasi,

  • tata kelola,

  • keberlangsungan usaha.

Bisnis bisa terlihat ramai, proyek berjalan, penjualan tinggi—tetapi bila kas menipis, kontrol hilang, dan keputusan tidak terukur, sesungguhnya posisi bisnis sedang terbuka untuk kalah.

Growth yang sehat adalah pertumbuhan yang masih menyisakan napas.


3. Menguasai Tengah Papan Lebih Penting daripada Mengejar Semua Sisi

Pemain catur sering diajarkan menguasai area tengah karena dari sana pilihan langkah lebih banyak.

Dalam bisnis, “tengah papan” adalah fondasi:

  • produk yang jelas,

  • proses yang tertata,

  • laporan yang akurat,

  • pelanggan yang loyal.

Banyak bisnis gagal karena terlalu cepat ekspansi sebelum menguasai inti usahanya.

Pertumbuhan yang sehat dimulai dari pusat yang kuat.



Filosofi Catur dalam Bisnis

4. Tidak Semua Langkah Harus Menyerang

Pemain catur yang matang tahu kapan harus:

  • bertahan,

  • menukar bidak,

  • mundur,

  • atau menunggu.

Dalam bisnis, tidak semua keputusan harus:

  • membuka cabang,

  • menambah proyek,

  • mengejar target agresif.

Kadang keputusan terbaik adalah:

  • memperbaiki sistem,

  • menata tim,

  • memperkuat kas,

  • menutup kebocoran.

Diam yang terukur lebih bernilai daripada bergerak tanpa arah.


5. Jangan Terlalu Bergantung pada Sang Ratu

Ratu adalah bidak terkuat, tetapi jika seluruh strategi hanya bergantung pada ratu, permainan menjadi rapuh.

Di bisnis, “ratu” sering berbentuk:

  • satu pelanggan besar,

  • satu direktur dominan,

  • satu sumber pendapatan,

  • satu orang yang memegang semua keputusan.

Saat elemen itu hilang, seluruh organisasi ikut goyah.

Bisnis sehat membangun sistem, bukan ketergantungan.


6. Menang Bukan Karena Langkah Hebat, Tapi Karena Lebih Sedikit Kesalahan

Grandmaster catur sering menang bukan karena gerakan spektakuler, tetapi karena disiplin menghindari kesalahan kecil.

Bisnis juga demikian.

Kesalahan yang terlihat kecil:

  • laporan terlambat,

  • SOP diabaikan,

  • keputusan tanpa data,

  • konflik yang didiamkan,

lama-kelamaan menjadi biaya besar.

Pertumbuhan berkelanjutan sering lahir dari konsistensi, bukan sensasi.


7. Permainan Panjang Selalu Mengalahkan Euforia Sesaat

Pemain catur tidak memikirkan langkah berikutnya saja, tetapi posisi akhir yang ingin dibangun.

Bisnis yang sehat bertanya:

  • Apakah keputusan ini membuat perusahaan lebih kuat 3 tahun ke depan?

  • Apakah pertumbuhan ini bisa dipertahankan?

  • Apakah sistem mampu menopang skala yang lebih besar?

Karena tujuan bisnis bukan terlihat besar hari ini—tetapi tetap hidup, bertumbuh, dan bernilai dalam jangka panjang.


Penutup

Filosofi catur mengajarkan bahwa bisnis bukan perlombaan siapa paling cepat bergerak, melainkan siapa yang paling sadar terhadap posisi, risiko, dan arah.

Di atas papan catur, satu langkah yang tergesa bisa menghilangkan seluruh permainan.

Di dunia bisnis, satu keputusan tanpa sistem bisa menghapus hasil kerja bertahun-tahun.

Maka sebelum melangkah, lihat papan secara utuh—karena bisnis yang sehat adalah bisnis yang tahu kapan menyerang, kapan bertahan, dan kapan cukup menjaga rajanya.


GENS UNA SUMUS

Share:

Friday, September 20, 2024

Mengenal Elo Rating Catur

 Elo Rating adalah sistem penilaian yang digunakan dalam berbagai olahraga, termasuk catur, untuk mengukur keterampilan relatif pemain. Sistem ini dinamai berdasarkan penciptanya, seorang fisikawan asal Hungaria-Amerika bernama Arpad Elo. Pada awalnya, Elo menciptakan sistem ini untuk catur, dan sekarang digunakan oleh Federasi Catur Dunia (FIDE).

Sejarah Elo Rating

Sebelum Elo rating diperkenalkan, penilaian dalam catur menggunakan sistem poin tetap yang dianggap kurang adil dalam memperhitungkan perkembangan pemain. Arpad Elo mengembangkan sistem ini pada 1960-an dengan tujuan memberikan pengukuran yang lebih akurat berdasarkan hasil pertandingan antara dua pemain. Sistem ini diadopsi oleh FIDE pada tahun 1970 dan terus digunakan hingga sekarang.

Cara Perhitungan Elo Rating

Perhitungan Elo rating mengacu pada perbedaan peringkat antara dua pemain sebelum pertandingan berlangsung, dan kemudian memperbarui peringkat berdasarkan hasil pertandingan. Formula dasar untuk menghitung Elo rating adalah sebagai berikut:

  1. Prediksi Kemenangan: Sebelum pertandingan, dihitung probabilitas kemenangan untuk setiap pemain berdasarkan perbedaan rating. Jika dua pemain memiliki rating yang sama, peluang kemenangan mereka dianggap 50-50.

    • Rumus prediksi untuk pemain A:
      P(A)=11+10(RB−RA)400P(A) = \frac{1}{1 + 10^{\frac{(R_B - R_A)}{400}}}RAR_A
       adalah rating pemain A, dan 
      RBR_B
  2. Pembaharuan Rating: Setelah pertandingan, hasilnya diperhitungkan untuk memperbarui rating pemain. Hasil kemenangan, kekalahan, atau remis diubah menjadi nilai hasil sebagai berikut:

    • Kemenangan: 1 poin
    • Remis: 0.5 poin
    • Kekalahan: 0 poin
  3. Penyesuaian Rating: Poin dihitung dan penyesuaian dilakukan dengan menggunakan K-factor, yang merupakan konstanta untuk menentukan seberapa besar perubahan rating. Rumusnya adalah:

    Rbaru=Rlama+K×(S−P)

    di mana:

    • RbaruR_{baru}
    • RlamaR_{lama}
    • KK
    • SS
    • PP

FIDE menetapkan aturan lebih lanjut mengenai K-factor dan syarat untuk pemain dengan tingkat permainan berbeda. Elo rating juga membantu untuk mengukur seberapa besar kejutan dari suatu hasil, misalnya jika pemain dengan rating rendah mengalahkan pemain dengan rating jauh lebih tinggi, perubahan ratingnya akan lebih signifikan.

Sistem ini memberikan cara yang dinamis dan adil untuk melacak kemampuan pemain seiring waktu.

Pemain Catur Pertama yang Mendapatkan Elo Rating

Pemain catur pertama yang memiliki Elo rating adalah Bobby Fischer, Grandmaster catur legendaris dari Amerika Serikat. Saat sistem Elo mulai digunakan oleh FIDE pada tahun 1970, Fischer memiliki rating yang sangat tinggi, mencapai 2760 Elo pada puncaknya pada tahun 1972, ketika ia memenangkan Kejuaraan Catur Dunia melawan Boris Spassky. Fischer dikenal karena prestasinya yang luar biasa dan sering disebut sebagai salah satu pemain catur terbaik sepanjang masa.

Namun, penting juga dicatat bahwa Arpad Elo awalnya mengembangkan sistem ini di Amerika Serikat pada akhir 1950-an, dan sebelum FIDE mengadopsi sistem tersebut, banyak pemain catur AS, termasuk Fischer, sudah diberi peringkat menggunakan sistem Elo oleh Federasi Catur Amerika Serikat (USCF).

Share:

Wednesday, September 18, 2024

Ilmuwan dan Matematikawan Muslim yang Berkontribusi Dalam Pengembangan Catur

     Dalam sejarah peradaban Islam, beberapa ilmuwan dan matematikawan terkemuka turut memberikan kontribusi dalam pengembangan permainan catur dan penulisan buku-buku tentang strategi catur. Catur, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Shatranj", berkembang pesat setelah diperkenalkan dari Persia ke dunia Islam. Para cendekiawan Muslim menganggap catur sebagai permainan yang mengasah keterampilan berpikir logis dan strategis, dan beberapa dari mereka menulis karya yang membahas taktik serta strategi bermain catur.

Berikut beberapa ilmuwan dan matematikawan Muslim yang terkenal dalam hal ini:

1. Al-Adli (820-870 M)

Al-Adli ar-Rumi adalah salah satu ahli catur paling awal yang dikenal dari dunia Islam. Ia berasal dari Baghdad, pusat intelektual dunia Islam pada masa itu. Al-Adli menulis salah satu buku catur terawal yang dikenal dengan judul "Kitab ash-Shatranj" (Buku tentang Catur). Dalam buku ini, Al-Adli tidak hanya membahas dasar-dasar permainan catur, tetapi juga menjelaskan berbagai strategi dan teknik yang dapat digunakan pemain.

Kontribusi Al-Adli:

  • Mengembangkan teori tentang strategi catur dan memperkenalkan istilah-istilah baru dalam permainan.
  • Membahas konsep tentang bagaimana menilai posisi dalam catur, yang serupa dengan teori catur modern.
  • Dia juga diakui karena memperkenalkan sistem peringkat pemain catur yang membantu mengidentifikasi pemain terbaik di antara kompetisi.

2. As-Suli (880-946 M)

Abu Bakr Muhammad bin Yahya as-Suli, dikenal sebagai As-Suli, adalah seorang ahli catur dan penulis yang terkenal dari Baghdad. As-Suli menulis buku berjudul "Kitāb al-Shiṭranj al-Nisḥa ath-Thānīa ( كتاب الشطرنج النسحة الثانية )", sebuah karya monumental tentang strategi dan taktik catur, yang menjadikannya sebagai salah satu penulis catur paling berpengaruh di dunia Islam.

Kontribusi As-Suli:

  • Dikenal karena keahlian luar biasa dalam bermain catur dan karyanya yang membahas teknik-teknik catur tingkat tinggi.
  • Buku "Kitab ash-Shitranj" meneliti berbagai pembukaan catur (openings), taktik, dan strategi yang sangat detail.
  • As-Suli dianggap sebagai salah satu pemain catur terbaik pada zamannya, dan ia sering diundang untuk bermain di istana Abbasiyah. Salah satu pencapaiannya adalah mencatat pertarungan catur yang rumit dan menyediakan solusi serta analisisnya.

Pengaruh dalam Dunia Catur: As-Suli dianggap sebagai pencetus gaya permainan catur yang lebih analitis dan menggabungkan berbagai elemen strategi yang lebih kompleks. Bahkan, "Permainan As-Suli" masih dipelajari oleh beberapa pemain catur di kemudian hari.

3. Al-Lajlaj (abad ke-10 M)

Al-Lajlaj, seorang murid As-Suli, juga merupakan ahli catur terkenal pada masanya. Al-Lajlaj juga menulis tentang catur, memperluas teori yang telah disusun oleh gurunya, As-Suli. Meskipun tidak banyak detail tentang karya Al-Lajlaj yang diketahui, pengaruhnya tetap terasa dalam dunia catur Islam, karena ia memperluas dan menyempurnakan teori-teori strategi catur.

Kontribusi Al-Lajlaj:

  • Menyempurnakan beberapa strategi dan taktik yang diajarkan oleh As-Suli.
  • Mengembangkan analisis yang lebih mendalam tentang pembukaan dan penyelesaian dalam permainan catur, yang menambah kompleksitas teori catur saat itu.

4. Al-Razi (Abad ke-9 hingga ke-10 M)

Al-Razi, yang juga dikenal sebagai Abu Zakariya Yahya bin Ibrahim al-Razi, adalah seorang ilmuwan dan penulis catur. Karya-karyanya tentang catur sangat dihormati di kalangan pemain catur Muslim pada masa itu. Ia menulis buku tentang strategi catur yang juga berjudul "Latif fish-Shatranj".

Kontribusi Al-Razi:

  • Memberikan analisis terperinci tentang permainan tengah dan akhir (middle game dan endgame), yang menjadi dasar bagi teori catur lanjutan di dunia Islam.
  • Buku-bukunya sering dipelajari oleh pemain catur tingkat tinggi pada masa kekhalifahan Abbasiyah.

5. Ibn Shibrumah

Ibn Shibrumah adalah salah satu ahli catur yang lebih muda, yang juga menulis buku tentang taktik dan strategi catur. Meskipun detail tentang karya dan kehidupannya tidak terlalu banyak diketahui, kontribusinya pada teori strategi catur memberi pengaruh di kalangan cendekiawan Muslim pada masa berikutnya.

Sejarah Perkembangan Catur dalam Islam

Catur diperkenalkan ke dunia Arab-Muslim setelah penaklukan Persia oleh kaum Muslimin pada abad ke-7. Catur, yang awalnya disebut "Chaturanga" di India, kemudian berkembang di Persia menjadi "Shatranj." Ketika permainan ini diadopsi oleh peradaban Islam, ia mengalami beberapa penyesuaian aturan dan terus berkembang sebagai permainan intelektual yang populer di kalangan kaum elit, cendekiawan, dan bangsawan.

Selama masa Dinasti Abbasiyah, Baghdad menjadi pusat ilmu pengetahuan dan intelektual, dan catur juga menjadi bagian penting dari budaya elit. Para khalifah Abbasiyah sering kali mengadakan kompetisi catur, dan beberapa ahli catur terbaik diundang ke istana untuk bermain melawan pemain catur terbaik lainnya.

Keberadaan Buku Strategi Catur: Banyak buku-buku tentang catur yang ditulis oleh ilmuwan Muslim selama periode ini tidak hanya fokus pada aturan dasar permainan tetapi juga menguraikan teori strategi dan taktik secara rinci. Buku-buku ini mencakup:

  • Pembukaan catur (openings),
  • Permainan tengah (middle game),
  • Akhir permainan (endgame),
  • Cara mengevaluasi posisi dan merencanakan langkah ke depan.

Dalam sejarah catur, ilmuwan dan matematikawan Muslim ini memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam memperkaya strategi catur. Mereka membawa permainan ini ke level yang lebih tinggi dengan pendekatan analitis dan dokumentasi taktik yang terperinci, yang kemudian menjadi landasan penting bagi perkembangan catur modern di seluruh dunia.

Share:

Tuesday, September 17, 2024

Catur Adalah Olahraga dan Bukan Sekedar Permainan Biasa

        Catur dianggap sebagai olahraga dan bukan sekadar permainan biasa karena beberapa alasan dan faktor yang terkait dengan karakteristiknya, baik dari sisi fisik maupun mental. Berikut adalah penjelasan tentang mengapa catur masuk dalam kategori olahraga:

1. Kompetisi yang Terstruktur

  • Seperti olahraga lainnya, catur memiliki sistem kompetisi yang terorganisir di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Ada turnamen resmi, peringkat yang diatur oleh FIDE (Federasi Catur Internasional), serta gelar (seperti Grandmaster dan International Master) yang hanya bisa dicapai melalui persaingan ketat, mirip dengan struktur dalam olahraga tradisional.

2. Keterampilan dan Strategi yang Diperlukan

  • Catur bukan hanya soal keberuntungan; melainkan membutuhkan keterampilan, strategi, dan taktik yang mendalam. Pemain catur harus mempelajari teori, mengenali pola, dan mengembangkan rencana permainan untuk mengalahkan lawan, yang semuanya membutuhkan latihan intensif dan penguasaan teknik, mirip dengan olahraga fisik yang membutuhkan latihan untuk menguasai teknik khusus.

3. Tuntutan Mental yang Tinggi

  • Catur memerlukan konsentrasi, fokus, dan stamina mental yang luar biasa. Pemain harus membuat keputusan cepat di bawah tekanan, merencanakan beberapa langkah ke depan, dan menghadapi stres dalam situasi-situasi yang menantang. Tuntutan mental ini mirip dengan olahraga lainnya di mana ketenangan dan kemampuan berpikir cepat sangat penting.

4. Pengakuan dari Badan Internasional

  • Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengakui catur sebagai olahraga sejak tahun 1999. Ini memperkuat statusnya sebagai aktivitas yang kompetitif dan terorganisir yang layak disebut olahraga. Banyak negara juga memiliki federasi catur nasional yang berada di bawah naungan Kementerian Olahraga.

5. Perkembangan Fisik yang Terlibat

  • Meskipun catur tidak melibatkan aktivitas fisik yang intens, kesehatan fisik memainkan peran penting dalam performa pemain. Pertandingan catur tingkat tinggi bisa berlangsung selama berjam-jam, membutuhkan stamina fisik untuk mempertahankan fokus dan kinerja optimal. Pemain catur profesional sering berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik, yang dapat memengaruhi ketahanan mereka selama turnamen yang panjang.

6. Aturan dan Regulasi yang Ketat

  • Seperti olahraga lainnya, catur memiliki aturan yang ketat dan wasit (arbiter) untuk memastikan pertandingan berlangsung dengan fair play. Ada waktu bermain yang diatur (misalnya, dengan jam catur) dan regulasi tentang etika permainan. Ini menunjukkan struktur yang sangat terorganisir seperti halnya olahraga lain.

7. Latihan dan Persiapan Serius

  • Para pemain catur profesional menjalani latihan yang intensif dan persiapan yang terstruktur, mirip dengan atlet di cabang olahraga lainnya. Mereka menganalisis pertandingan sebelumnya, mempelajari lawan, berlatih skenario-skenario permainan, dan mengembangkan keterampilan mereka dengan disiplin tinggi.

8. Elemen Kompetitif dan Fair Play

  • Catur mempromosikan kompetisi yang sehat dan menekankan pada fair play. Ada aspek sportivitas dalam catur, seperti menghormati lawan, yang juga menjadi ciri khas dalam olahraga lain.

9. Pengaruh pada Kesehatan Mental dan Kognitif

  • Banyak penelitian menunjukkan bahwa bermain catur meningkatkan kemampuan kognitif, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, dan daya ingat. Hal ini membuat catur lebih dari sekadar permainan hiburan, karena dapat memperbaiki kondisi mental dan kemampuan berpikir, seperti yang terjadi dalam olahraga yang melatih tubuh.

        Dengan faktor-faktor ini, catur dianggap sebagai olahraga karena memiliki elemen kompetitif, memerlukan keterampilan, melibatkan latihan yang intensif, serta diakui oleh lembaga internasional sebagai aktivitas olahraga resmi. Selain itu, ada beberapa alasan medis yang menguatkan bahwa catur adalah olahraga dan bukan sekedar permainan biasa.

Berikut ini beberapa alasan medis yang membuktikan bahwa catur merupakan olahraga : 

1. Peningkatan Aktivitas Otak

  • Bermain catur memerlukan aktivitas otak yang intens, terutama di bagian prefrontal cortex, yang bertanggung jawab untuk perencanaan, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah. Seperti olahraga fisik yang melibatkan otot, catur secara efektif melatih neuron otak untuk berpikir strategis, mempercepat reaksi mental, dan meningkatkan pemrosesan informasi. Aktivitas kognitif yang terfokus ini melibatkan latihan otak yang berkelanjutan, mirip dengan bagaimana olahraga fisik memperkuat otot-otot tubuh.

2. Pengurangan Risiko Penyakit Neurodegeneratif

  • Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam catur membantu mencegah atau menunda timbulnya penyakit neurodegeneratif, seperti demensia dan Alzheimer. Catur merangsang memori, kreativitas, dan kemampuan analitis, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan otak jangka panjang. Ini setara dengan bagaimana olahraga fisik membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit kronis.

3. Peningkatan Stamina Mental

  • Turnamen catur profesional dapat berlangsung selama berjam-jam, membutuhkan stamina mental yang tinggi. Pemain harus tetap fokus, berkonsentrasi, dan membuat keputusan cepat selama periode waktu yang panjang, seringkali sambil menghadapi tekanan besar. Kebutuhan untuk mempertahankan perhatian dan energi mental ini memiliki paralel dengan olahraga fisik, di mana ketahanan fisik dan mental sangat penting.

4. Pengaruh Stres dan Kesehatan Jantung

  • Meskipun catur tidak melibatkan gerakan fisik yang berat, tuntutan mental dalam catur dapat memicu respons stres fisiologis. Pertandingan catur yang intens dapat meningkatkan detak jantung, melepaskan hormon stres seperti kortisol, dan mempengaruhi tekanan darah, terutama ketika pemain menghadapi keputusan penting atau situasi kritis. Sama seperti dalam olahraga fisik, kontrol stres menjadi penting dalam mengelola respons tubuh, dan ini menunjukkan bahwa catur juga memerlukan kondisi fisik yang baik untuk mengoptimalkan performa.

5. Kebutuhan Akan Kebugaran Fisik

  • Pemain catur profesional sering kali harus menjaga kebugaran fisik untuk mendukung kinerja mental yang optimal. Stamina fisik yang baik membantu menjaga konsentrasi dan mengurangi kelelahan selama pertandingan panjang. Beberapa Grandmaster terkenal, seperti Magnus Carlsen, secara terbuka mengakui pentingnya olahraga fisik seperti lari, berenang, atau gym untuk menjaga kondisi tubuh mereka agar bisa tampil baik selama pertandingan catur.

6. Kontrol Napas dan Manajemen Energi

  • Sama seperti dalam olahraga fisik, kontrol napas dan manajemen energi menjadi penting dalam catur. Dalam situasi-situasi kritis selama pertandingan, pemain catur sering menggunakan teknik pernapasan yang mirip dengan yang digunakan dalam olahraga lain untuk menjaga fokus, mengontrol tingkat kecemasan, dan mengatur aliran oksigen ke otak. Hal ini memperkuat argumen bahwa catur memerlukan pengelolaan kesehatan mental dan fisik, seperti olahraga lainnya.

7. Pengaruh Pada Fungsi Kognitif dan Keseimbangan Emosi

  • Bermain catur secara rutin telah terbukti meningkatkan berbagai fungsi kognitif, seperti memori, konsentrasi, dan kemampuan multitasking. Selain itu, catur juga membantu pemain mengelola emosi, menjaga kontrol diri, dan meningkatkan resiliensi mental dalam situasi penuh tekanan, yang mirip dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam olahraga lain untuk menangani kemenangan dan kekalahan secara sehat.

8. Pembakaran Kalori

  • Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa pemain catur profesional dapat membakar hingga 6.000 kalori per hari selama turnamen besar, yang hampir setara dengan olahraga fisik yang intens. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas otak, respons stres, dan energi mental yang diperlukan untuk berpikir dan berkonsentrasi. Ini menegaskan bahwa catur memiliki dampak fisiologis yang signifikan pada tubuh.

9. Penurunan Risiko Depresi dan Peningkatan Kesehatan Mental

  • Catur dikenal dapat membantu meningkatkan suasana hati dan menurunkan risiko depresi, berkat sifatnya yang memerlukan perhatian penuh dan strategi. Aktivitas mental ini mirip dengan bagaimana olahraga fisik melepaskan endorfin yang membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan.

10. Fokus pada Nutrisi dan Kesehatan

  • Pemain catur serius, terutama yang berkompetisi di level tinggi, sering kali memperhatikan pola makan dan asupan gizi untuk memastikan otak mereka berfungsi optimal. Seperti atlet dalam olahraga lain, mereka mengonsumsi makanan tertentu untuk menjaga kesehatan otak dan fokus selama pertandingan yang berlangsung lama.

Secara keseluruhan, alasan-alasan medis ini menunjukkan bahwa catur melibatkan faktor-faktor fisik dan mental yang serupa dengan olahraga fisik. Oleh karena itu, catur bukan hanya permainan biasa, melainkan sebuah olahraga yang memerlukan keterampilan, latihan, dan kesehatan yang baik untuk mencapai performa puncak.

Share:

7 Cara Meraih Gelar Grandmaster

        Untuk meraih gelar Grandmaster (GM) dalam catur, seseorang perlu mengikuti langkah-langkah yang melibatkan penguasaan keterampilan, pengalaman kompetisi, dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Federasi Catur Internasional (FIDE). Berikut beberapa cara untuk meraih gelar Grandmaster:

1. Mengikuti Turnamen Bergengsi

  • Untuk mendapatkan gelar GM, seorang pemain harus berpartisipasi dalam turnamen resmi yang diakui oleh FIDE. Turnamen ini biasanya memiliki standar tinggi dengan lawan yang juga berperingkat tinggi. Salah satu syarat penting adalah meraih norma GM, yang merupakan prestasi yang dicapai di turnamen tertentu, dan biasanya diperlukan tiga kali norma GM untuk meraih gelar Grandmaster.

2. Meningkatkan Peringkat Elo

  • FIDE memberikan gelar GM kepada pemain yang mencapai peringkat Elo 2500 atau lebih, baik dalam turnamen standar maupun catur cepat. Mempertahankan dan meningkatkan peringkat ini penting untuk menunjukkan konsistensi dan kemampuan seorang pemain di level tertinggi.

3. Mendapatkan Pelatih Catur Profesional

  • Bekerja sama dengan pelatih catur berpengalaman, khususnya yang sudah memiliki gelar Internasional Master (IM) atau Grandmaster, dapat membantu meningkatkan strategi, taktik, dan keterampilan dalam permainan. Pelatih akan membantu menganalisis kelemahan dan memperkuat gaya bermain pemain.

4. Latihan Intensif dan Studi Permainan

  • Calon Grandmaster harus meluangkan banyak waktu untuk berlatih. Ini meliputi analisis permainan dari pemain catur terkenal, belajar dari kesalahan, dan mempelajari berbagai strategi dan taktik catur. Menguasai endgame, middle game, dan opening theory adalah hal yang sangat penting untuk sukses di level ini.

5. Memperoleh Pengalaman Bertanding

  • Selain berlatih, pemain harus rutin berkompetisi melawan lawan yang kuat di berbagai turnamen lokal, nasional, dan internasional. Pengalaman menghadapi pemain dengan gaya bermain yang berbeda-beda membantu membentuk kemampuan adaptasi dan pengambilan keputusan yang lebih baik.

6. Fokus pada Kesehatan Mental dan Fisik

  • Catur adalah permainan yang menuntut konsentrasi tinggi dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, kesehatan mental dan fisik sangat penting. Pemain perlu menjaga stamina, mengelola stres, dan memiliki rutinitas yang mendukung performa optimal selama turnamen.

7. Mengikuti Sekolah Catur atau Komunitas Catur

  • Bergabung dengan komunitas catur atau sekolah yang berfokus pada pengembangan bakat pemain, baik online maupun offline, bisa membantu pemain mendapatkan pelatihan intensif, berinteraksi dengan pemain lain, dan memperoleh pengalaman yang berharga.

Dengan kombinasi latihan, partisipasi turnamen, dan peningkatan peringkat, pemain dapat membangun jalur yang kuat menuju gelar Grandmaster.


GENS UNA SUMUS

Share:

Sunday, September 1, 2024

10 Fakta Menarik Grandmaster Magnus Carlsen

Magnus Carlsen adalah seorang grandmaster catur Norwegia yang telah menjadi salah satu tokoh paling dominan dalam sejarah catur. Lahir pada tanggal 30 November 1990, di Tonsberg, Norwegia, Magnus Carlsen menunjukkan kemampuan intelektual yang luar biasa sejak usia muda. Ia belajar bermain catur pada usia 5 tahun dan dengan cepat menjadi pemain catur yang hebat. Pada usia 13 tahun, ia telah menjadi seorang grandmaster, salah satu pemain termuda dalam sejarah saat itu.


Grandmaster Magnus Carlsen (Foto AI)


Berikut ini 10 Fakta Menarik Mengenai Grandmaster Magnus Carlsen :

  1. Juara Dunia Termuda: Carlsen menjadi juara dunia catur termuda pada tahun 2013 saat usianya baru 22 tahun, mengalahkan juara dunia sebelumnya, Viswanathan Anand.

  2. Rekor Elo Rating Tertinggi: Pada Mei 2014, Carlsen mencapai Elo rating 2882, rekor tertinggi dalam sejarah catur yang belum pernah dipecahkan hingga kini.

  3. Gaya Permainan Fleksibel: Carlsen dikenal memiliki gaya permainan yang sangat fleksibel dan serba bisa. Dia dapat bermain dengan baik dalam berbagai jenis posisi, mulai dari taktik kompleks hingga posisi endgame yang tenang.

  4. Model dan Selebriti: Selain karier catur, Carlsen juga dikenal di luar dunia catur. Dia pernah menjadi model untuk G-Star RAW, merek fashion ternama, dan sering tampil di berbagai media sebagai selebriti.

  5. Kemenangan Beruntun: Carlsen memegang rekor kemenangan terpanjang di turnamen catur, dengan 125 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan dari tahun 2018 hingga 2020.

  6. Kecerdasan Visual dan Memori: Carlsen memiliki kemampuan visualisasi dan memori yang luar biasa. Dia dikenal mampu memainkan beberapa game secara simultan dengan mata tertutup (blindfold chess) dan tetap bermain dengan presisi yang tinggi.

  7. Keterlibatan dalam Dunia Catur Digital: Carlsen adalah pendiri dari Play Magnus Group, sebuah perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi dan platform catur online, termasuk aplikasi Play Magnus, di mana pemain bisa menantang versi digital Magnus Carlsen di berbagai tingkat usia.

  8. Duta Besar Catur: Carlsen telah berperan penting dalam meningkatkan popularitas catur di seluruh dunia, terutama melalui keterlibatannya di media sosial dan turnamen catur online yang menjadi populer selama pandemi COVID-19.

  9. Hobi dan Minat Lain: Selain catur, Carlsen juga dikenal sebagai penggemar sepak bola dan merupakan pendukung setia klub Real Madrid. Dia juga tertarik pada poker dan permainan strategi lainnya.

  10. Keluarga Berbakat: Keluarga Carlsen sangat mendukung kariernya dalam catur sejak kecil. Bahkan, salah satu saudarinya juga dikenal sebagai pemain catur yang berbakat.

Magnus Carlsen tidak hanya seorang grandmaster catur, tetapi juga seorang duta besar global untuk olahraga ini, menginspirasi banyak orang untuk mempelajari dan bermain catur.


GENS UNA SUMUS

Share:

Sunday, April 4, 2021

Cara Agar Bermain Catur Tak Terkalahkan

Kekalahan merupakan sesuatu yang menjengkelkan bagi pemain, pendukung, atau pun penonton. tidak jarang seorang pemain "mengeluarkan emosi" nya saat mengalami kekalahan. apalagi jika mengalami kekalahan di pertandingan yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, maka hal yang wajar ketika atlet itu meluapkan kekecewaan nya (tapi tetep stay cool). menjadi atlet itu bukan merupakan pekerjaan yang mudah, melainkan pekerjaan yang sangat sulit karena harus mempersiapkan diri untuk berlatih selama 100 hari hanya untuk mengikuti pertandingan 1 hari.

Persiapan yang sudah matang selama berhari-hari atau bahkan hingga bertahun-tahun pun masih bisa meleset dari target, apalagi kalau tidak latihan sama sekali. suatu hal mustahil seseorang bisa menjadi juara tanpa persiapan yang matang. jika sahabat pernah bertanya ke rekan catur anda yang sudah pernah juara dan dia menjawab tidak pernah latihan sama sekali untuk bisa menjadi juara, maka anda jangan langsung percaya saja karena bisa jadi dia tidak ingin menceritakan "rasa sakit" nya ketika latihan selama berbulan-bulan hanya untuk mempersiapkan pertandingan yang hanya beberapa hari.

Latihan catur yang di ulang-ulang secara disiplin dan juga konsisten akan menjadikan pemain catur itu lebih mahir daripada biasanya atau bahkan bisa menjadi Sang Juara. tapi apakah bisa seseorang bermain catur tak terkalahkan?, Jawaban nya bisa saja. tapi dengan catatan seseorang itu sudah jauh memahami teori catur, sudah banyak pengalaman bertandingnya, dimana dia bertanding, dengan siapa dia bermain catur, dan berapa banyak babak yang dimainkan. selengkapnya akan saya bahas dibawah ini,

Seseorang Bisa Saja Bermain Catur Tak Terkalahkan, Jika ...

1. Pemahaman Teori Catur Sudah Sangat Dalam dan Sudah Mempunyai Banyak Pengalaman.
seseorang bisa saja bermain catur tak terkalahkan jika teori sudah matang dan "jam terbang" nya sudah banyak, maka dengan persiapan yang matang dan waktu persiapan latihan yang cukup lama untuk mengikuti pertandingan catur, ada kemungkinan seorang pemain bisa bermain catur tak terkalahkan atau mendapatkan full poin di pertandingan tersebut.

2. Memiliki "Jam Terbang" yang tinggi saat mengikuti turnamen. 
Seseorang yang sudah berpengalaman dalam mengikuti turnamen catur resmi di tingkat Daerah, Nasional, ataupun Internasional tentu nya sudah memiliki mental bertanding yang kuat. Karena tidak akan ada lagi "demam panggung" saat mengikuti pertandingan. Selain itu, pemain tersebut sudah bisa membaca karakter dan teori opening apa yang sering digunakan oleh para pesaing nya. Hal ini menjadi penting untuk persiapan latihan atlet tersebut sebelum pertandingan itu dimulai.

3. Seseorang itu "Jago Kandang".
Seseorang akan bisa tak terkalahkan saat bermain catur ketika hanya bermain di wilayah nya saja dan orang itu lah yang paling jago di wilayah tersebut. Cara agar bermain catur tak terkalahkan yaitu salah satu nya anda tak perlu bermain di "luar kandang", misalnya jika anda yang paling jago bermain catur di wilayah pos kamling, maka terus lah bermain di pos kamling itu untuk meneruskan rekor tak terkalahkan. Tapi percaya lah kepada saya, jika anda mempunyai prinsip "jago kandang" seperti itu, maka kemampuan anda tidak akan berkembang sama sekali, malah bisa jadi mengalami penurunan.

4. Orang itu hanya ingin bermain catur dengan pemain yang kualitas nya dibawah dia.
Sama seperti orang yang "jago kandang", jika seseorang yang hanya ingin bermain dengan pemain yang kualitas nya dibawah, maka dia akan mempunyai peluang tak terkalahkan. Dimana pun dia berada, dia akan selalu mencari lawan yang dibawah nya dengan harapan lebih mudah untuk meraih kemenangan. Tapi kemampuan nya bermain catur akan jauh mengalami penurunan, sementara lawan nya akan terus mempelajari langkah-langkah dia yang mengakibatkan suatu saat nanti lawan tersebut bisa mengalahkan nya.

5. Jumlah Babak yang dimainkan tidak terlalu banyak. 
Jumlah game atau lebih dikenal di kalangan pecatur sebagai babak/partai yang dimainkan tidak terlalu banyak, karena akan sulit untuk mempertahankan akurasi langkah jika kita bermain terlalu banyak. Misalnya seseorang bisa saja tak terkalahkan dengan 9 babak yang dimainkan nya, dari 9 babak tersebut bisa jadi full poin atau 8 kali menang satu kali draw. Hal ini biasa terjadi di pertandingan yang di-ikuti oleh satu pemain yang "menonjol" diantara para pesaing nya. Akan tetapi di pertandingan berikutnya, belum tentu orang tersebut meraih juara dengan hasil tak terkalahkan. 

insan catur indonesia


Simpulan


Kekalahan bukan berarti sesuatu yang buruk, melainkan sesuatu yang baik kalau kita selalu meng-analisa dan evaluasi setiap kesalahan kita. Kita akan belajar dari kekalahan tersebut untuk menjadi yang terbaik. Magnes Carlsen yang merupakan Juara Dunia saja tentunya pernah mengalami kekalahan atau bahkan sering mengalami kekalahan ketika belum menjadi juara. Karena "Sang Juara Bukan Orang Yang Tak Pernah Kalah, Tetapi Orang Yang Tak Pernah Menyerah".

Berusaha dan berharap menjadi pemain catur yang tak terkalahkan itu boleh saja, karena fakta nya memang bisa menjadi pemain catur yang tak terkalahkan, tetapi tidak untuk selamanya. Adakala nya kita akan mengalami kekalahan atau bahkan kegagalan di pertandingan catur. Karena diatas langit masih ada langit dan belajar dari kesalahan akan membuat kita bisa menjadi yang terbaik.

Semoga Bermanfaat

Catur Yes Indonesia Jaya

GENS UNA SUMUS

Share:

Thursday, March 25, 2021

Gens Una Sumus Merupakan Kunci Persaudaraan Kaum Pecatur

Sahabat Insan catur tentu nya sudah tidak asing lagi dengan kalimat "Gens Una Sumus". Motto catur ini akan selalu ada disetiap turnamen catur atau ketika kamu sedang berada di lingkungan komunitas/klub catur. Disana kamu akan melihat motto itu dispanduk dan peralatan catur standart yang digunakan oleh para sahabat insan catur. Tetapi bagi sebagian orang mungkin kalimat itu terasa asing dan tidak mengerti apa arti dan makna nya.

Pada kesempatan ini saya ingin membahas artikel mengenai "Kunci" Persaudaraan Kaum Pecatur. Suatu kunci yang sangat berarti dan mempunyai makna yang sangat mendalam untuk insan catur. Bagi saya Gens Una Sumus merupakan mantra persatuan, karena Gens Una Sumus memiliki arti Kita Adalah Satu (Keluarga). Seberapa keras Perselisihan, Perdebatan, dan Pertempuran di arena papan catur, maka Kunci penyelesaian nya hanya satu, yaitu Gens Una Sumus.

Gens Una Sumus ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi di seluruh dunia Insan Catur akan memahami dan tentu nya akan mengaplikasikan Gens Una Sumus ini di arena papan catur ataupun di luar arena papan catur. maka dari itu saya akan sampaikan pendapat saya dibawah ini tentang makna yang terkandung dari Gens Una Sumus.

GENS UNA SUMUS DI DALAM ARENA PAPAN CATUR

Olahraga Catur ini pada dasarnya dimainkan oleh dua pemain, masing-masing pemain akan memainkan peran sebagai Pemain Hitam atau Pemain Putih. kedua pemain tersebut pun akan dibekali dengan Kekuatan "Personil Catur" yang sama yaitu masing -masing pemain memiliki 8 bidak, 2 Perwira Kuda, 2 Perwira Gajah, 2 Perwira Benteng, 1 Mentri, dan tentunya 1 Raja. "Personil Catur" tersebut akan bertarung di arena papan catur dengan dua pemain sebagai "dalang" nya yang akan mengatur strategi pertempuran.

Personil Catur ini memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, misalnya Bidak Catur yang akan berdiri paling depan saat pertempuran dan tidak akan pernah berjalan mundur sampai tujuan nya tercapai. Meskipun bidak catur memiliki nilai paling rendah diantara personil catur lainnya, Bidak catur tetap memiliki peran penting. Karena tidak jarang pada saat permainan catur akan berakhir, bidak catur bisa saja muncul sebagai pahlawan dengan cara mendapatkan promosi menjadi "perwira tertinggi" atau mematikan raja lawan secara langsung. selain bidak catur, ada juga Perwira Seperti Kuda, Gajah, Benteng dan Mentri yang memiliki peran untuk melakukan penyerangan dan juga membantu pertahanan saat pertempuran. Perwira-perwira catur ini pun dapat melakukan ancaman yang lebih "Galak" daripada Raja itu sendiri.

"lalu dalam hal ini apa Peran Raja Catur?"

Raja Catur jika bisa berbicara mungkin akan memberikan Instruksi kepada para perwira dan bidak catur untuk selalu menjunjung tinggi Gens Una Sumus yang memiliki arti kita adalah satu. "mari kita melangkah dengan langkah yang serasi agar tercapai orkestra yang harmonis, sehingga wilayah kita tidak ditaklukan oleh lawan dan tentu nya bisa meraih kemenangan dalam pertempuran" Kata Raja Catur. atau dengan kata lain, setiap pemain catur harus bisa menyatukan Personil Catur nya agar seirama dalam melangkah, saling membantu ketika bertahan dan melakukan penyerangan.

Gens Una Sumus ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi di seluruh dunia Insan Catur akan memahami dan tentu nya akan mengaplikasikan Gens Una Sumus ini di arena papan catur ataupun di luar arena papan catur

GENS UNA SUMUS DI LUAR ARENA PAPAN CATUR

Pemain yang telah selesai bertempur di dalam arena papan catur akan melakukan jabat tangan yang bisa diartikan bahwa semua pertempuran, perselisihan, dan mungkin perdebatan selama permainan catur sedang berlangsung telah berakhir di arena papan catur. karena setiap pemain catur diharuskan menjujung tinggi motto Gens Una Sumus ( Kita adalah Satu Keluarga). motto ini juga yang membuat saya cinta dengan olahraga catur dan selama 15 tahun saya berkarir dicatur, saya banyak menemukan Sahabat yang menjadi saudara hingga saat ini.

Kita juga selama beberapa hari ini mungkin telah menyaksikan Dwitarung Dewa Kipas Vs WGM Irene, dimana dwitarung tersebut terjadi karena adanya perdebatan curang atau tidak curang. perbuatan curang memang merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan bagi seseorang yang melakukan perbuatan curang itu dapat menggambarkan pribadi yang tidak jujur. namun terlepas dari perdebatan itu, kita sesama anak bangsa alangkah baiknya untuk tidak saling menghujat siapapun. karena perdebatan yang selama ini terjadi sudah diselesaikan di dalam arena papan catur dan kedua pemain pun sudah berjabat tangan sebagai tanda menjunjung tinggi semangat Gens Una Sumus diantara pemain, dan untuk kita sesama anak bangsa juga harus tetap bersatu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Catur Yes Indonesia Jaya



GENS UNA SUMUS

Share:

Sunday, June 16, 2019

Cara-Cara Menjadi Master Catur

Assalamualaikum wr wb..
Selamat berakhir pekan para sahabat Insan Catur Indonesia. Semoga akhir pekan kalian menyenangkan dan tetap semangat untuk meraih masa depan.
Jika berbicara akhir pekan, saya teringat dulu ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu waktu akhir pekan begitu menyenangkan, karena Waktu akhir pekan saya habiskan untuk berkeliling mencari lawan yang kuat, tidak jarang juga saya bermain di lapak-lapak catur dipinggir jalan untuk sekedar bermain catur dengan lawan yang lebih kuat.
mengapa saya mencari lawan yang lebih kuat? Lalu bagaimana jika saya kalah terus?
Tentu nya saya akan kecewa jika mengalami kekalahan seperti anak-anak pada umumnya, namun Saya akan meng-evaluasi dimana letak kekalahan saya. sehingga kedepannya saya tidak akan lagi mengulangi kesalahan yang sama, disinilah saya mendapatkan pengalaman baru dan ilmu baru. Bagi saya kalah menang itu biasa, karena saya percaya sang juara bukanlah orang yang tak pernah kalah, tapi orang yang tak pernah menyerah.

Berikut itu adalah kisah singkat saya yang menghabiskan waktu berakhir pekan untuk mencari ilmu dan pengalaman baru dalam hal mengasah kemampuan bermain catur saya.

Kali ini saya ingin berbagi kepada sahabat insan catur indonesia tentang bagaimana caranya seseorang dengan mudah meraih Gelar Master dibidang catur. Seorang pecatur biasanya ingin sekali meraih gelar Master terutama bagi pecatur yang baru memulai karir nya (Junior). banyak cara yang bisa ditempuh untuk meraih gelar Master itu. Namun saya akan berbagi pengalaman hidup saya kepada para sahabat insan catur yang baru atau sudah memulai berkecimpung di dunia percaturan.

Menjadi seoarang Master dibidang catur merupakan suatu impian bagi sebagian besar pecatur. Namun ada juga yang tidak tahu bagaimana caranya untuk mendapatkan gelar tersebut atau mungkin ada yang sudah tau tetapi kenapa gelar master itu masih sulit didapat, sementara temannya yang lain sudah mendapatkan gelar tersebut bahkan lebih cepat dari yang lainnya. Kalau begitu mari kita simak pembahasan saya mengenai cara-cara meraih Master di bidang catur.

Cara-cara untuk meraih master ini saya sebut dengan 3K 1D (Kemauan, Kerja Cerdas, Keyakinan, dan Do'a).

1. Kemauan atau tekad yang kuat.
Ada yang bilang seseorang menjadi master itu memang karena sejak awal punya kemampuan yang hebat dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menjadi master, sehingga kalian berputus asa atau hanya menaruh harapan kecil untuk menjadi master. Jika kalian berfikir seperti itu, maka jangan dilanjutkan membaca artikel ini, Karena kemungkinan besar kalian tidak akan menjadi master jika masih berfikir seperti itu. Memang betul hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menjadi master dan memang betul hanya orang yang mempunyai kemampuan hebat saja yang bisa menjadi master, Tapi yang paling penting itu adalah bukan hanya kemampuan saja. Tapi kemauan atau tekad yang kuat untuk bisa menjadi master dan menjadi orang-orang tertentu tersebut.

Seseorang bisa jadi mempunyai bakat atau kemampuan hebat sejak awal berkarir, tapi jika orang tersebut tidak mempunyai kemauan/keinginan yang kuat untuk menjadi master maka orang tersebut akan malas-malasan untuk latihan. Sebaliknya jika orang tersebut mempunyai kemauan atau tekad yang kuat. Maka Orang tersebut akan giat latihan, tidak akan pernah lelah untuk mencari lawan tanding yang kuat, dan tidak akan pernah menyerah untuk selalu meng-evaluasi dan mencoba lagi.

Karena Kesuksesan itu bukan karena seberapa besar kemampuan kita, tapi seberapa besar kemauan/tekad kita.

Saya memang bukan orang yang paling hebat didunia percaturan, tapi saya mempunyai kemauan dan tekad yang kuat untuk menjadi orang yang hebat diantara yang terhebat. Sehingga jika kalian sudah mempunyai kemauan dan tekad sebesar itu maka menjadi master catur adalah hal yang mudah bagi kalian.

Seseorang bisa saja bilang kalau dirinya sudah memiliki kemauan/tekad yang kuat, tapi kenapa masih tidak berhasil juga menjadi master?
Eitss... tunggu dulu. Coba cek dulu kalian benar-benar mempunyai tekad atau tekad kalian hanya di "mulut" saja. Lalu bagaimana ciri-ciri orang yang memiliki kemauan/tekad yang besar. Ciri-ciri nya yaitu :
• Giat dalam Berlatih dan tidak pernah bosan untuk latihan.
• Selalu ingin mencari lawan yang lebih kuat, meskipun selalu kalah. Namun dia tetap berusaha untuk coba lagi dan lagi.
• Selalu bersemangat ketika sedang latihan ataupun ketika sedang mengikuti pertandingan.
• Tidak akan pernah menyerah atau berputus asa.


SERTIFIKAT FIDE MASTER SATIBI
SERTIFIKAT FIDE MASTER

Baca Juga Manfaat Catur

2. Kerja cerdas
Orang yang mempunyai kemauan/tekad yang kuat tentunya akan selalu bekerja keras untuk mencapai keingananya itu. Dia akan berlatih lebih keras lagi dari teman-teman nya. Mungkin orang yang biasa-biasa saja akan latihan catur selama 1 - 2 jam dalam sehari, tetapi orang yang sungguh-sungguh bekerja keras akan melatih kemampuan nya selama 4 jam lebih dalam sehari.
Tetapi kerja keras saja tidak cukup. kita juga harus kerja cerdas. Artinya jika kita ingin berlatih dalam waktu 4 jam lebih dalam sehari, maka jangan habiskan sekaligus dalam satu kali latihan selama 4 jam. Jika itu yang kalian lakukan, maka akan timbul rasa jenuh dalam diri kalian. Luangkan waktu 1 jam setelah sholat subuh untuk sekedar membaca buku catur, menganalisis partai, atau menyelesaikan puzzle dipermainan catur. Selanjutnya ketika pulang sekolah luangkan waktu 1 jam lagi, dan sisanya 2 jam kalian latihan dimalam hari sebelum tidur. Setiap hari saya melakukan itu, dan alhamdulillah sampai tidur pun saya mengigaunya tentang catur hehehe
Selain itu jika kalian sedang berlatih tanding dengan lawan yang kuat, usahakan jangan terlalu banyak bermain. Cukup 3-5 game (minimal bermain catur cepat 25 menit) menurut saya itu sudah lebih dari cukup. Yang harus anda lakukan adalah mengevaluasi setiap game nya, ini yang harus dimanfaatkan. Berlama-lama lah mengevaluasi suatu partai catur agar kalian memahami betul dimana letak kesalahan kalian atau mengetahui bagaimana cara lawan tersebut menyerang dan bertahan. Karena bermain catur terlalu banyak tanpa evaluasi hasilnya tidak akan bermanfaat.

3. Keyakinan
Mempunyai kemauan/tekad yang kuat dan kerja cerdas pun tidak cukup untuk kalian menjadi seorang master. Diperlukan keyakinan yang kuat juga, jika kalian mempunyai keyakinan yang kuat bisa menjadi master maka kalian akan percaya diri dan tidak pernah takut lawan siapapun. Orang yang mempunyai keyakinan yang kuat biasanya akan senang jika bertemu dengan lawan yang kuat. Karena bagi dirinya lawan yang kuat adalah kesempatan untuk dirinya mengerahkan seluruh kemampuan nya yang sudah dipersiapkan dalam latihan. Jadi tidak ada sedikit rasa gentar pada dirinya. Ini yang terkadang sulit diterapkan oleh seorang pecatur, kebanyakan orang biasanya sudah takut melihat nama nya saja ketika pairing sudah diumumkan. Apalagi jika lawan nya itu master, melihat gelar nya pun kadang sudah takut. Padahal itu suatu kesalahan. Jika kalian masih berfikir seperti itu, maka kalian harus tinggalkan. Kalian harus ubah cara pandang kalian, ketika kalian menemui lawan yang kuat. Harusnya kalian senang, karena tidak ada beban dipundak kalian ketika bermain melawan yang lebih kuat. Justru lawan kalian yang menanggung beban, karena dituntut harus menang. Jika lawan kalah, maka secara psikologis lawan kalian akan merasa malu. Selain itu biasanya jika lawan kalian mempunyai rating tinggi, maka rating nya akan turun. Jadi tetap tanamkan keyakinan bahwa kalian bisa menjadi seorang master catur.

FILOSOFI CATUR

4. Do'a
Tips Terakhir adalah Do'a. Do'a tanpa usaha tidak akan berhasil. Begitupun sebaliknya. Jika kalian sudah banyak berusaha untuk mencapai apa yang kalian inginkan, tetapi tidak berdo'a maka sulit untuk berhasil.
Do'a yang paling mujarab adalah doa orang tua kalian. Jika kedua orang tua kalian masih lengkap, maka sayangilah kedua orang tua kalian. Mintalah do'a nya agar segala usaha kalian dilancarkan.

Berikut itu adalah tips-tips untuk meraih gelar master didunia catur. Semoga sedikit pengalaman ini bermanfaat untuk kalian.
Mohon maaf jika ada salah kata atau ada kata-kata yang kurang berkenan dihati pembaca.

Catur Yes Indonesia Jaya


GENS UNA SUMUS

Share:

Wednesday, October 24, 2018

GELAR DI DUNIA CATUR

Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Semoga para Sahabat Insan Catur Indonesia selalu diberikan kemudahan dan ketabahan dalam menghadapi 'tantangan' untuk meraih kesuksesan.

Pada kesempatan hari ini saya ingin menjelaskan mengenai Gelar apa saja yang bisa diraih oleh pecatur ditingkat Nasional maupun Internasional.
Masyarakat pada umumnya masih belum mengetahui adanya gelar yang diberikan kepada pecatur yang berprestasi. Gelar ini pada dasarnya bersifat 'permanen' artinya sama seperti Gelar dalam dunia pendidikan. Ketika kita menjalani program pendidikan S-1 Jurusan Ekonomi selama kurang lebih 4 tahun, maka akan ada tambahan dua huruf di nama kita yaitu SE (Sarjana Ekonomi) dan Selamanya Gelar itu akan melekat pada nama kita. Namun konon katanya, Gelar di dunia catur itu lebih sulit diraih dibandingkan gelar di dunia pendidikan. Karena di dunia pendidikan hanya butuh waktu 4 - 5 tahun untuk meraih gelar. tetapi di dunia catur, seseorang bisa berpuluh-puluh tahun mengikuti turnamen catur namun belum tentu bisa mendapatkan Gelar tersebut.

Gelar di dunia catur itu sangat prestisius. Seseorang yang mempunyai gelar tentunya akan dihargai, diperhitungkan, dan biasanya akan mendapatkan ke-istimewaan ketika mengikuti turnamen catur, seperti mendapatkan potongan biaya pendaftaran hingga di fasilitasi segala akomodasi nya oleh panitia selama turnamen berlangsung.

Keistimewaan itu didapat sesuai dengan tingkatan gelar nya, untuk gelar Master Percasi (MP) biasanya mendapatkan keistimewaan berupa potongan biaya pendaftaran ketika mengikuti turnamen. Tetapi untuk gelar Grand Master Super (GM) yang merupakan gelar tertinggi di dunia catur, keistimewaan yang didapat bukan hanya sekedar free biaya pendaftaran. Melainkan segala akomodasi nya akan ditanggung dan bahkan mereka yang bergelar Grand Master biasanya mendapatkan fee atau biasa disebut uang saku dari panitia turnamen yang jumlah nya tentu tidak sedikit.

TINGKATAN GELAR DI DUNIA CATUR


Gelar yang ada di dunia catur memiliki tingkatan, sama seperti gelar di dunia pendidikan yang mempunyai tingkatan S-1, S-2, S-3, hingga profesor. Di dunia catur tingkatan gelar itu cukup banyak. Gelar untuk pecatur pria dan gelar untuk pecatur wanita pun dibedakan. Tetapi untuk penulisan nama gelar nya hampir sama saja, hanya ditambahkan huruf 'W' untuk gelar pecatur wanita yang berarti 'Woman/Wanita'. Namun ada hal yang unik di dalam pemberian Gelar di olahraga catur, yaitu pecatur wanita bisa saja memiliki Gelar pecatur pria apabila pecatur wanita itu mampu mengikuti turnamen dikategori pria dan memenangkannya atau meraih rating fide dikategori pria sesuai ketentuan Fide (red : Fedarasi Catur Internasional). Tetapi pecatur pria tidak bisa meraih gelar pecatur wanita, karena pecatur pria tidak bisa mengikuti turnamen catur dikategori wanita.

"Lalu apa saja tingkatan gelar yang ada di olahraga catur itu?"

Berikut ini penjelasannya mengenai tingkatan gelar yang ada di dunia catur :

KATEGORI PECATUR PRIA

(diurutkan dari gelar yang tertinggi hingga yang terendah)

1. Grand Master (GM)
2. International Master (IM)
3. Fide Master (FM)
4. Candidate Master (CM)
5. Master Nasional (MN)
6. Master Percasi (MP)

KATEGORI PECATUR WANITA

(diurutkan dari gelar yang tertinggi hingga yang terendah)

1. Woman Grand Master (WGM)
2. Woman International Master (WIM)
3. Woman Fide Master (WFM)
4. Woman Candidate Master (WCM)
5. Master Nasional Wanita (MNW)
6. Master Percasi Wanita (MPW)

Gelar dari nomor urut pertama hingga keempat merupakan gelar yang diraih dari ajang internasional, sehingga penulisan gelarnya pun menggunakan penulisan internasional. Tetapi untuk gelar di nomor urut 4 dan 5 itu merupakan gelar yang diraih dari ajang nasional dan hanya diakui di Indonesia saja atau lingkup nasional. Seperti Master Nasional dan Master Percasi untuk kategori pria ataupun kategori wanita itu hanya ada di Indonesia saja. Jika seorang pecatur yang bergelar MP atau MN bermain di ajang internasional, maka gelar MP atau MN itu akan 'hilang', artinya gelar itu tidak diakui di turnamen tingkat internasional.

Gelar yang ada ditingkat nasional ini dibuat untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang pernah juara di tingkat nasional atau mendapatkan predikat pemain terbaik dengan syarat mencapai poin tertentu. Oleh karena itu bisa kita simpulkan bahwa orang yang menyandang gelar Master Percasi atau Master Nasional bisa kita sebut sebagai orang yang pernah menjuarai kejuaraan nasional atau orang yang pernah mendapatkan predikat pemain terbaik di tingkat nasional.

Gelar inipun tidak hanya untuk kalangan usia tertentu saja, tetapi untuk semua usia. Anak usia 5 tahun saja bisa meraih gelar Master Percasi, apabila ia menjuarai kejuaraan nasional di kelompok umur nya. Sehingga saat ini sudah banyak sekali anak-anak yang usia nya masih sangat muda sudah mempunyai gelar ditingkat nasional.

"Lalu bagaimana dengan orang yang sama sekali belum pernah meraih gelar di bidang olahraga catur ini ?"

Mereka yang tidak memiliki gelar, biasanya disebut sebagai non-master. Tetapi jangan sekali-kali meremehkan non-master. Karena belum tentu non-master itu kemampuannya dibawah master. Ada non-master yang sering mengalahkan para master dikejuaraan tingkat daerah ataupun nasional. Biasanya non-master yang memiliki kemampuan diatas master itu sebetulnya sudah memiliki Gelar setara Master Percasi atau Master Nasional, karena prestasi nya diajang Nasional. Namun, orang tersebut "menolak" untuk diberi gelar tersebut karena alasan tertentu. Sehingga non-master tersebut sering sekali mendapatkan julukan di kalangan pecatur sebagai 'Master Gelap'. Artinya kemampuan bermain catur nya seperti master tetapi tidak mempunyai gelar, karena ia menolak untuk diberi gelar tersebut.

CARA MENDAPATKAN GELAR DI DUNIA CATUR


"Lalu bagaimana cara mendapatkan Gelar Tersebut?"

Banyak sekali cara untuk mendapatkan Gelar tersebut. Dari junior hingga senior peluang mendapatkan gelar itu ada dan sangat mungkin dicapai Jika pecatur tersebut sangat sungguh-sungguh dan tekun dalam belajar teknik dan teori catur.

Kalau anda sudah bersungguh-sungguh mendalami olahraga catur dan menginginkan gelar dibidang catur, maka berikut ini saya akan menyampaikan cara-cara mendapatkan Gelar di bidang olahraga catur :

  • Meraih Gelar di Kategori Senior ataupun Kategori Umum
Anda bisa meraih gelar tersebut di kategori senior atau umum. Di kategori ini memang sangat banyak sekali pesaing, mengingat semua usia dan pemain yang bergelar master ataupun non-master mengikuti turnamen ini.

"Lalu bagaimana cara nya meraih gelar di kategori senior atau umum ?"

Pertama, Anda bisa meraih Gelar Catur dengan cara menjuarai turnamen catur resmi tingkat Nasional di kategori senior atau umum. Seperti Juara 1 Kejuaraan Nasioanal (KEJURNAS), maka anda sudah bisa dipastikan akan meraih gelar Master Nasional (MN).

Kedua, Anda bisa meraih Gelar Catur dengan cara mendapatkan poin 6 atau 6 setengah dari 9 babak di turnamen kategori senior atau umum tingkat nasional yang berkualitas dan diikuti oleh banyak master. Biasanya panitia akan mengumumkan syarat poin yang diraih untuk mendapatkan gelar master tersebut. Masing-masing turnamen mempunyai syarat yang berbeda untuk meraih gelar tersebut.

Ketiga, anda bisa mengumpulkan Elo Rating untuk meraih Gelar. Cara ini biasanya digunakan untuk meraih Gelar Internasional. Contoh nya, seseorang yang sudah mempunyai Elo Rating internasional diatas atau sama dengan 2300, maka sudah bisa Claim Ke Fide untuk mendapatkan Gelar Fide Master. Lalu untuk meraih gelar IM dan GM, anda harus meraih Norma nya dulu sebanyak 3 kali dan mempunyai Elo Rating yang sesuai dengan syarat tertentu.
Elo Rating anda bisa mengalami kenaikan, Jika anda sering menang melawan pemain yang rating nya diatas anda pada saat turnamen resmi. Begitu juga sebaliknya, jika anda sering mengalami kekalahan di turnamen resmi, apalagi kalah dengan lawan yang Elo Rating nya dibawah anda. Maka Elo Rating anda akan mengalami penurunan.


  • Meraih Gelar di Kategori Junior
Gelar yang didapat dikategori junior dan gelar yang di dapat dikategori senior itu sama saja sulitnya. Meskipun ada saja yang bilang mendapatkan Gelar Master Catur di junior itu terbilang lebih mudah dibanding di kategori senior. Tapi kenyataan nya sama-sama sulit nya meraih gelar di kategori junior. Karena hanya ada satu cara mendapatkan Gelar dikategori Junior, yaitu harus Juara 1 di Kejuaraan Nasional (KEJURNAS). Dari sekian banyak nya peserta yang mengikuti dan dengan kualitas yang merata, tentunya pencapaian Juara 1 KEJURNAS Catur Junior itu merupakan pencapaian yang tidak mudah. Perlu effort yang keras untuk mencapai prestasi di tingkat itu.

Gelar Master Percasi dapat diraih jika anda menjuarai KEJURNAS Catur dikategori usia 18 tahun kebawah. Sementara untuk meraih Gelar Master Nasional anda harus menjuarai KEJURNAS Catur diKategori usia 18 - 20 Tahun. Lalu untuk Gelar Fide Master, International Master, Grand Master anda harus menjuarai Turnamen di Tingkat Asia Tenggara, Asia, dan Kejuaraan Dunia Catur Junior.



Tingkatan Gelar Catur
KEJURNAS CATUR TAHUN 2013, JAKARTA


POLEMIK GELAR CATUR DI INDONESIA


Pada saat ini dikalangan pecatur tertentu telah terjadi Polemik mengenai "perlu atau tidak perlu nya suatu Gelar catur di Indonesia". Sebagian kalangan pecatur menyatakan Gelar itu tidak penting, bahkan ada yang 'takut' meraih Gelar catur di Indonesia.

"Loh kenapa takut? Bukankah Gelar itu suatu kebanggaan? Bukannya banyak sekali yang ingin mendapatkannya?"

Pastinya Sahabat Catur Indonesia akan bertanya-tanya mengenai hal itu. Namun kenyataan di lapangannya seperti itu, biasanya kalangan pecatur senior tertentu yang 'menggantungkan' kehidupannya hanya kepada catur akan berfikir seperti itu. bagi mereka, sebuah Hadiah itu lebih penting dibanding Suatu Gelar. Oleh Karena itu, mereka lebih baik tidak mempunyai Gelar agar selalu bisa mengikuti Turnamen Khusus Non-Master untuk memburu sebuah Hadiah yang diharapkan. Hal itu terjadi karena banyaknya Turnamen Khusus Non-Master, daripada Turnamen Open yang bisa diikuti oleh para master dan non-master.

"Lalu kenapa itu bisa terjadi? Kenapa Turnamen Non-Master Lebih banyak diadakan ketimbang Turnamen Open?"

Pada dasarnya, panitia acara turnamen catur menginginkan banyak nya peserta yang datang. Semakin banyak peserta yang datang, bisa dikatakan acara/turnamen tersebut terbilang sukses. Apalagi Turnamen yang diadakan oleh sponsor perusahaan tertentu, biasanya pihak sponsor menargetkan jumlah peserta yang datang. Karena semakin banyak peserta yang datang, maka semakin besar juga peluang pihak sponsor untuk memasarkan produknya melalui turnamen tersebut kepada banyak orang.

Jika panitia turnamen catur memaksakan mengadakan Turnamen Open dengan budget yang sederhana dan hadiah yang tidak mewah pula, tetapi mengharapakan jumlah peserta yang membludak. Menurut saya hal itu hanyalah "Khayalan" Saja, karena sebagian pecatur Non-Master akan lebih memilih datang ke Turnamen Khusus Non-Master. Bagi mereka, peluang untuk mendapatkan hadiah nya lebih besar ketimbang mengikuti Turnamen Open. Tetapi bukan berarti semua Non-Master seperti itu, masih ada beberapa Non-Master yang bermental baja dan tidak pernah takut menghadapi para Master. Mereka inilah yang biasa disebut 'Master Gelap' yang tidak jarang 'membunuh' para Master di arena papan catur.

"Lantas siapa yang salah? Lalu bagaimana Nasib para Master Catur di Indonesia yang merindukan 'aroma' sengitnya pertarungan di arena catur?"

Menurut saya tidak ada yg bisa disalahkan. Karena semua ini terjadi seperti halnya 'Hukum Ekonomi' yang menyatakan dimana ada Permintaan, Maka akan ada Penawaran. Dengan banyaknya 'Permintaan' Para Non-Master yang menginginkan Turnamen Khusus Non-Master. Maka panitia turnamen pun akan 'Menawarkan' Turnamen Khusus Non-Master kepada mereka dengan jumlah banyak juga.

Untuk mengatasi polemik ini, menurut saya sebaiknya turnamen catur open harus 'dihidupkan' kembali dengan cara mengadakan turnamen catur beregu antar klub atau antar instansi dengan syarat komposisi regu nya harus beranggotakan 2 Orang Master, 2 Orang Non-Master, dan 2 Orang Junior. Seperti yang pernah dilakukan oleh suatu organisasi catur JACC (Jabodetabek Asociation Chess Club) yang pada waktu itu di Nahkodai oleh bapak Ir. Asis Wiyanto. Pada saat itu, JACC konsisten mengadakan turnamen beregu open dengan syarat seperti itu, alhasil pesertanya pun membludak sangat banyak dan datang dari segala penjuru. Dengan Turnamen Seperti itu juga atlet-atlet Junior yang ikut serta dalam turnamen tersebut pun secara tidak langsung mendapatkan pembinaan karena mendapatkan kesempatan bermain dengan para senior nya yang sudah bergelar master ataupun masih non-master. Sudah banyak Junior yang dibesarkan melalui Turnamen yang diadakan oleh JACC yang di Nahkodai bapak Ir. Asis Wiyanto pada saat itu. Termasuk salah satunya adalah Saya sendiri. Saya yang hampir tidak pernah absen untuk selalu ikut serta dalam Turnamen yang diadakan oleh JACC tersebut mendapatkan banyak pengalaman bertanding yang sangat berharga.
Saya berharap kedepannya akan lebih banyak lagi Turnamen-Turnamen seperti yang diadakan oleh JACC.

Demikian itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai Gelar di Dunia Catur. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau ada kata-kata yang kurang berkenan dihati pembaca.

Apaliba Sahabat Catur Indonesia mempunyai saran atau pendapat lain, silahkan isi di kolom komentar yang ada dibawah ini.




GENS UNA SUMUS

Share:

msatibi94.blogspot.com

Powered by Blogger.

Cari